Minggu, 08 September 2019

Tahun - Tahun Hidup

Dua puluh lima tahun...
Seonggok bangkai berjalan di dunia
Tiada memiliki tujuan dan arah
Hanya mengikuti kemana takdir membawa

Dua puluh tiga tahun...
Kalbunya tertutupi kelabu
Cintanya terombang-ambing ragu
Rindunya hanyalah sebuah candu

Delapan belas tahun...
Hanya memakan bangku sekolah
Berteman dengan kegelisahan dan derita
Bersahabat dengan sunyi dan sepi

Dua belas tahun...
Kebagahagian telah mati baginya
Impian dan ambisi hanya semu
Kehidupan hanya kematian yang menunggu

Delapan tahun...
Jiwa dan hatinya telah mati
Dunia sempit dan menyesakkan
Raganya mulai membusuk mengikuti jiwanya

Dua tahun...
Berjalan dia di dunia
Mencari impian dan cita-cita
Yang berkahir menjadi kenangannya

Hari ini...
Haruslah terbangun sang bangkai
Memenuhi harap dan keinginan di hati
Sebelum menjadi debu dirinya...

Kamis, 05 September 2019

Kehampaan

Bebas namun terpenjara
Dikekang oleh malasnya
Dibekap oleh nihilnya mimpi
Dikungkung tiadanya ambisi

Kebebasan dan kehampaan tiada beda
Bagi jiwa lemah yang dahaga
Tiada lagi bintang bersinar di utara
Tali temalilah yang akan ditemuinya

Untuk melewati kehampaannya
dan menuju kehampaan yang lainya...